1. Kapan pertama kali mencoba bir dan siapa yang pertama kali mengenalkan anda dengan bir?
Pertama kenal bir kelas 3 smp, sekitar 5 tahun yang lalu. Dikenalkan oleh teman smp, dan masih inget beer pertama waktu itu Carlsberg di sekitaran harga 13.000 rupiah.
2. Apa bir favorite anda?
Beer Pilsener, Bintang, Heineken, Erdinger. Tapi kadang kadang kalo lagi buat makan daging, paling cocok Guinness.
3. Menurut anda, kapan saat yang tepat untuk menikmati bir?
Malam hari selepas jam 7, pulang beraktivitas, di kamar, sambil mendengarkan lagu kesukaan. Nyess.
4. Punya spot/tempat favorite untuk nge-bir?
Karena gue tinggal di daerah Bandung, jaman smk sih beermart dan Trotoart. Kalo sekarang nemu Oj Taverns, sama Maja House. Karena tempat, teman, dan beer adalah perpaduan pas kalo lagi santai atau lagi mumet.
5. Anda lebih senang menikmati bir langsung dari botol atau gelas? Kenapa?
Kalo ini ada kesenangannya masing masing, tapi lebih enak pake gelas! Karena ada sedikit keasikan disaat nuang bir, kemudian ditambah pake jeruk.
6. Sebutkan 5 lagu favorite anda yang cocok untuk didengarkan sambil menikmati bir.
* Seringai - Lissoi
* Dropkick Murphys - Workers Song
* Avicii - The Nights
* Martin Garrix feat Usher - Don't Look Down
* Seringai - Program Party Seringai
* Lawless Vomit Crew - Dunk As Frukk
7. Pernah mengalami hal yang lucu/konyol sehubungan dengan bir?
Sejauh ini belum pernah, karena gue tau apa itu #DrinkResponsibly
8. Deskripsikan diri anda ke dalam sebuah bir.
Dingin. Enak. Bikin Ketagihan. HAHAHAHA
9. Coba buat quote tentang bir.
Karena gue tidak mahir untuk bikin quotes, jadi saya pilih ini saja:
"Beer is proof that God loves us and wants us to be happy." -Benjamin Franklin
Tuesday, August 11, 2015
Tuesday, August 4, 2015
Monday, July 20, 2015
Delapan Jalan Utama.
Dukkha menurut ajaran Budha adalah Penderitaan.
Dan ini Delapan Jalan Utama (Jalan Utama Beruas Delapan) yang akan membawa kita ke Jalan Menuju Lenyapnya Dukkha, yaitu :
- Pengertian Benar (sammä-ditthi)
- Pikiran Benar (sammä-sankappa)
- Ucapan Benar (sammä-väcä)
- Perbuatan Benar (sammä-kammanta)
- Pencaharian Benar (sammä-ajiva)
- Daya-upaya Benar (sammä-väyäma)
- Perhatian Benar (sammä-sati)
- Konsentrasi Benar (sammä-samädhi)
Penjelasan Jalan Mulia Berunsur Delapan[sunting | sunting sumber]
Jalan Mulia Berunsur Delapan ini dapat lebih lanjut diperinci sebagai berikut:
- Pengertian Benar (sammä-ditthi) menembus arti dari:
- Empat Kesunyataan Mulia
- Hukum Tilakkhana (Tiga Corak Umum)
- Hukum Paticca-Samuppäda
- Hukum Kamma
- Pikiran Benar (sammä-sankappa)
- Pikiran yang bebas dari nafsu-nafsu keduniawian (nekkhamma-sankappa).
- Pikiran yang bebas dari kebencian (avyäpäda-sankappa)
- Pikiran yang bebas dari kekejaman (avihimsä-sankappa)
- Ucapan Benar (sammä-väcä)
- Dapat dinamakan Ucapan Benar, jika dapat memenuhi empat syarat di bawah ini:
- Ucapan itu benar
- Ucapan itu beralasan
- Ucapan itu berfaedah
- Ucapan itu tepat pada waktunya
- Perbuatan Benar (sammä-kammanta)
- Menghindari pembunuhan
- Menghindari pencurian
- Menghindari perbuatan a-susila
- Pencaharian Benar (sammä-ajiva)
- Lima pencaharian salah harus dihindari (M. 117), yaitu:
- Penipuan
- Ketidak-setiaan
- Penujuman
- Kecurangan
- Memungut bunga yang tinggi (praktek lintah darat)
- Di samping itu seorang siswa harus pula menghindari lima macam perdagangan, yaitu:
- Berdagang alat senjata
- Berdagang mahkluk hidup
- Berdagang daging (atau segala sesuatu yang berasal dari penganiayaan mahkluk-mahkluk hidup)
- Berdagang minum-minuman yang memabukkan atau yang dapat menimbulkan ketagihan
- Berdagang racun.
- Daya-upaya Benar (sammä-väyäma)
- Dengan sekuat tenaga mencegah munculnya unsur-unsur jahat dan tidak baik di dalam batin.
- Dengan sekuat tenaga berusaha untuk memusnahkan unsur-unsur jahat dan tidak baik, yang sudah ada di dalam batin.
- Dengan sekuat tenaga berusaha untuk membangkitkan unsur-unsur baik dan sehat di dalam batin.
- Berusaha keras untuk mempernyata, mengembangkan dan memperkuat unsur-unsur baik dan sehat yang sudah ada di dalam batin.
- Perhatian Benar (sammä-sati)
- Sammä-sati ini terdiri dari latihan-latihan Vipassanä-Bhävanä (meditasi untuk memperoleh pandangan terang tentang hidup), yaitu :
- Käyä-nupassanä = Perenungan terhadap tubuh
- Vedanä-nupassanä = Perenungan terhadap perasaan.
- Cittä-nupassanä = Perenungan terhadap kesadaran.
- Dhammä-nupassanä = Perenungan terhadap bentuk-bentuk pikiran.
- Konsentrasi Benar (sammä-samädhi)
- Latihan meditasi untuk mencapai Jhäna-Jhäna.
Subscribe to:
Posts (Atom)

