Penanggalan masehi yang dipakai secara internasional dimulai dari Januari sampai Desember ini pasti tidak lepas dari bulan April, kalo gada april gakan genap12 bulan dong? hahaha, Dimulai dari awal bulan acara keluarga ke Pangandaran yang ga ada persiapan sama sekali dan udah lama juga ga liburan keluarga jadinya hajar! hahaha
Kemudian ikut panen di Pangalengan yang juga serta merta membutuhkan energi ekstra karena harus jadi kuli paruh waktu, lahirnya juga The Fate of the Furious (Fast Furious 8) yang langsung hits. Prepare ke dufan yang cuma H-1 minggu karena mencari personil yang tak kunjung fix untuk hadir.
Dan jangan lupakan El Clasico yang paling berharga karena Messi cetak gol di menit 90+2 pake selebrasi jemur baju sekaligus El Clasico krusial demi gelar La Liga walaupun Madrid masih sisa 1 pertandingan belum dimaenin.
Pergi ke dufan dengan tim yang hampir sama ke Jogja Januari 2017 lalu, dengan hampir gajadi gara gara mobil yang di booking ga ada akhirnya pun jadi juga, melelahkan, langsung disambung ke ciater demi melancarkan peredaran darah selama kurang lebih 5 jam di mobil dari Jakarta - Bandung.
Yang akhirnya ditutup Kampoeng Jazz yang walaupun lebih asik taun kemaren, untungnya sih ada Teddy Adhitya, Tulus, dan Trio Lestari. Tapi seringai kok ga maen ya? (Lahh.) hahahaha
Sekali lagi terima kasih hari libur, terima kasih April!
Tuesday, May 2, 2017
Wednesday, April 12, 2017
Konsep Bersyukur.
Sedang dilanda rasa gundah gulana hari ini? Atau yang biasa orang orang milenials bilang jaman sekarang galau. Apakah anda sedang merasakannya saat ini? Jujur, perasaan itu cuma kalian yang tau dan rasakan. Tapi apakah ketika anda merasakan itu pernah terbesit sebuah kata kata dari hati, apa sih yang orang biasa lakuin kalo merasakan hal yang sama? atau pernah terbesit, apakah kita kurang bersyukur?
Karena pada dasarnya perasaan itu cuma kita yang tau, dan cuma kita yang bisa menyelesaikan sendiri. Ya betul, itu hanya konsep berfikir. Jikalau kita dilanda gundah gulana akibat suatu hal terus kita menganggap bahwa masalah ini membawa kita ke arah yang lebih baik maka tentu kita tidak akan terus merasakan gundah gulana berkelanjutan.
Tapi bagaimana dengan sebaliknya? Gundah gulana yang berkelanjutan bisa diselesaikan dengan cara singkat, mengambil pisau lalu menancapkan di dada, bisa juga mencari sebuah zat aktif yang membuat ketagihan, atau juga mencari zat aktif yang kemudian menyelesaikannya di satu hari yang sama.
Jadi, apa hubungan tulisan diatas dengan judul? Memang mungkin ada sedikit, tapi apakah kamu pernah berfikir jikalau dengan bersyukur akan menambah kebahagiaan. Mungkin motivator selalu bilang seperti itu, tapi memang betul. Karena tuhan/allah memiliki konsep bersyukur yang tidak bisa diartikan dengan logika seorang manusia manapun, tidak percaya? Mungkin tidak ada bukti tersurat yang bisa dikemukakan di tulisan ini, tapi jikalau kamu beragama baik beragama apapun yang di akui di dunia ini bahwa sebetulnya konsep bersyukur itu 1+1=3 bukan 1+1=2. Dan semakin besar.
Kenapa bisa begitu? Saya pun sebagai penulis tidak tau bagaimana men-analogikannya, tapi jelas jikalau kita sering bersyukur pasti akan dibalas dengan sesuatu, baik untuk diri sendiri, untuk orang tua ataupun orang sekitar kita, bahkan bisa saja sampai untuk anak cucu kita di masa depan.
Jangan lupa bersyukur, tapi kalo ga bersyukur juga gapapa. Sukurin!
Karena pada dasarnya perasaan itu cuma kita yang tau, dan cuma kita yang bisa menyelesaikan sendiri. Ya betul, itu hanya konsep berfikir. Jikalau kita dilanda gundah gulana akibat suatu hal terus kita menganggap bahwa masalah ini membawa kita ke arah yang lebih baik maka tentu kita tidak akan terus merasakan gundah gulana berkelanjutan.
Tapi bagaimana dengan sebaliknya? Gundah gulana yang berkelanjutan bisa diselesaikan dengan cara singkat, mengambil pisau lalu menancapkan di dada, bisa juga mencari sebuah zat aktif yang membuat ketagihan, atau juga mencari zat aktif yang kemudian menyelesaikannya di satu hari yang sama.
Jadi, apa hubungan tulisan diatas dengan judul? Memang mungkin ada sedikit, tapi apakah kamu pernah berfikir jikalau dengan bersyukur akan menambah kebahagiaan. Mungkin motivator selalu bilang seperti itu, tapi memang betul. Karena tuhan/allah memiliki konsep bersyukur yang tidak bisa diartikan dengan logika seorang manusia manapun, tidak percaya? Mungkin tidak ada bukti tersurat yang bisa dikemukakan di tulisan ini, tapi jikalau kamu beragama baik beragama apapun yang di akui di dunia ini bahwa sebetulnya konsep bersyukur itu 1+1=3 bukan 1+1=2. Dan semakin besar.
Kenapa bisa begitu? Saya pun sebagai penulis tidak tau bagaimana men-analogikannya, tapi jelas jikalau kita sering bersyukur pasti akan dibalas dengan sesuatu, baik untuk diri sendiri, untuk orang tua ataupun orang sekitar kita, bahkan bisa saja sampai untuk anak cucu kita di masa depan.
Jangan lupa bersyukur, tapi kalo ga bersyukur juga gapapa. Sukurin!
Thursday, March 16, 2017
OM PMR, si Mengorkeskan Para Pemuda
Orkes yang punya slogan "Orkeslah Kalau Bergitar" nya ini kembali meramaikan ranah musik Indonesia. Yak betul orkes yang beranggotakan Jhonny Iskandar, Boedi Padukone, Yuri Mahippal, Imma Maranaan, Ajie Cetti Bahadur Syah, Harri "Muke Kapur" ini kembali mengudara berkat comeback nya di tahun 2013 di Borneo Beerhouse Jakarta. Dengan venue hardcore Borneo, Om Om PMR yang rata rata udah berumur ini berhasil membakar Borneo House menjadi panas dan juga mengatasi rasa kangen bertahun tahun.
Sejak itu, di tahun 2015 akhirnya OM PMR kembali mengeluarkan EP dengan tajuk "Orkeslah Kalau Bergitar" dengan 4 buah lagu yaitu Time Is Money, Topan "Tato Atau Panu", Mengadili Persepsi, dan Cinta Melulu.
EP Orkeslah Kalau Bergitar (2015)
Mungkin dari situlah anak anak muda jaman sekarang semakin mengenal OM PMR yang akhirnya pada show show mereka pada saat ini rata rata penontonnya adalah anak Muda. Tidak Percaya? Boleh dilihat disini:
OM PMR tampil di Kilas Balik GFJA
Dan juga bisa dilihat di Urban Gigs seri Bandung yang saya datangi beberapa waktu lalu di sini:
Om PMR Urban Gigs Bandung
See? Jaman sekarang ga orang tua aja yang suka OM PMR, anak muda juga. Jadi mari, ORKESLAH KALO BEGITAR!
Subscribe to:
Posts (Atom)



